Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

7 Negara yang Membatasi Hingga Melarang Penggunaan VPN

7 Negara yang Membatasi Hingga Melarang Penggunaan VPN
7 Negara yang Membatasi Hingga Melarang Penggunaan VPN
Untuk menjaga privasi dan kemanan biasanya kalian akan menggunakan layanan vpn untuk mendapatkan hasil yang lebih baik. Dengan menggunakan layanan vpn maka koneksi internetmu akan terenkripsi dengan baik sehingga orang jahat tidak bisa memantau atau meretasmu dengan mudah.


Koneksi internet menggunakan VPN biasanya sangat bagus digunakan saat kalian sedang akses WiFi publik. Dalam lokasi ini pentingnya menggunakan VPN harus lebih dipertimbangkan karena kamu sedang online bersama banyak orang. Menggunakan VPN akan sangat baik untuk menjaga keamanan data pribadi Anda.

Tapi ternyata ada beberapa negara yang melarang warganya untuk tidak menggunakan VPN atau membatasi warganya untuk menggunakan layanan yang satu ini.

7 Negara yang Membatasi Penggunaan VPN
Berikut ini 7 daftar negara yang membatasi hingga melarang warga negaranya untuk menggunakan layanan VPN.

1. Belarus
Melansir website top 10vpn, layanan ini masuk kategori ilegal dinegara Belarus, hal ini dikarenakan pemerintah memandang VPN bisa melemahkan undang-undang. Selain itu negara ini juga memblokir semua aplikasi yang berhubungan "bebas menjelajah diinternet" seperti tor (The onion routing).

Untuk batasannya masih belum jelas sampai mana pemerintah membatasi penggunaan VPN dinegaranya, tapi sejak Februari 2015 penggunaan VPN sudah dianggap ilegal dinegara tersebut. Bagi kamu yang ketawan menggunakan VPN siap-siap kena denda di negara ini.


2. Tiongkok
Menggunakan VPN tanpa izin di Tiongkok merupakan tindakan yang ilegal, Anda bisa terkena denda sebesar 15.000 yuan (Rp 31,6 Juta) jika ketauan.

Sebenarnya negara ini tidak melarang menggunakan layanan VPN, tetapi hanya membatasi dan mengesahkan layanan VPN yang legal atau ilegal. Oleh karna itu perusahaan layanan VPN di Tiongkok harus mendapat izin ketat agar bisa menjalankan aplikasinya dinegara tersebut.

3. Rusia
Sama seperti Tiongkok di negara rusia juga kalian harus membayar denda 300.000 RUB atau sekitar 73 juta jika ketauan menggunakan layanan VPN yang ilegal.

Sedangkan untuk perusahaan VPN yang tidak memiliki izin beroperasi dinegara tersebut bisa terkena denda sebesar 700.000 RUB  172 juta.

Sebenarnya gak dilarang menggunakan VPN, tapi kalian harus memilih versi yang sudah resmi boleh digunakan saja.

Untuk memperkuat aturan tersebut kabarnya Rusia memblokir situs-situs VPN dari luar yang menawarkan produk VPN dinegaranya.

4. Korea Utara
Warga korea utara dilarang keras untuk membuka media asing, oleh karena itu layanan VPN dianggap ilegal dinegara tersebut.

Untuk hukuman yang diberikan masih tanda tanya karena sangat tertutup, bukan cuma warga negaranya saja yang gak boleh menggunakan layanan VPN. Diplomat asing pun yang sedang ada di Korea Utara dilarang menggunakan layanan internet bebas yang satu ini.

5. Turki

Sejak tahun 2016 pemerintah Turki membatasi warganya untuk menggunakan layanan VPN. Beberapa situs VPN banyak diblokir disana.

Tapi untuk versi yang legal warga tukri bebas menggunakannya, pemerintah Turki sengaja membolehkan warganya mengguunakan VPN untuk memerangi terorisme.

6. Turkmenistan
VPN ilegal digunakan di Turkmenistan, pada tahun 2015 pemerintah sengaja memblokir layanan VPN yang menawarkan produknya. Hal ini dilakukan untuk menyensor media asing, parahnya jika kalian menggunakan VPN maka akan terdeteksi oleh sistem di pemerintahan tersebut.

Hal ini di karenakan pemerintah memberikan harga yang sangat mahal untuk mencegah orang menggunakan VPN.

7. Uni Emirat Arab (UEA)
Hanya layanan VPN legal saja yang boleh digunakan dinegara ini, artinya kamu harus menggunakan VPN yang sudah disetujui oleh pemerintah.

Kebijkan menggunakan layanan VPN ini sudah ada sejak tahun 2012 silam, pelarangan ini dilakukan agar masyarakatnya tidak menggunakan layanan sosial media seperti Skype, Facebook dan whatsapp.

Akhir Kata
Nah itu dia 7 negara yang membatasi dan tidak memperbolehkan warganya menggunakan layanan VPN. Untung di negri kita tercinta tidak membatasi penggunaan VPN jadi bisa tenang menjelajah internet secara lebih bebas.