Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Sinopsis Zombie Detektive Episode 4 Drama Korea Terbaru

Hai sobat drakor kali ini masih membahas tentang sinopsis Zombie detektive, Nah buat kamu yang penasaran dengan sinopsis Zombie detektive episode 4. Berikut ini kami sajikan eksklusif untuk kamu.

Sinopsis Zombie Detektive Episode 4 Drama Korea Terbaru

Pekerja paruh waktu istirahat membicarakan Kim yang terus menari tanpa henti dan tidak merasa lelah. Di dalam resto sun Ji dan do Hyun membicarakan game tentang kejadian melempar kan helm sampai pingsan. Bora curiga soal peristiwa yang menimpa sun Ji. Bera beranggapan jika banyak sekali penipuan. Dia yakin sebentar lagi akan ada yang menelpon dan memeras nya.

"Mau aku selidiki?"

"Lupakan saja" sun Ji

"Dia hampir mati karena aku jangan tuduh pria tak bersalah"

"Wah kamu luar biasa" bo Ra

"Merasa seperti Henna berkeliaran untuk mencari makan"

Pekerja paruh waktu masuk resto mengejutkan do Hyun.

"Kalian sudah selesai? Nayul ambilkan rebusan babat" mereka bersorak.

"Wah riasannya begitu nyata" Do Hyun

Do Hyun tidak suka dengan zombie karena terlihat menakutkan. Berbeda dengan Sun Ji jika zombie itu sangat manis. bera membagikan amplop ke pekerja paruh waktu mereka terlihat sangat senang. Bora menyadari jika masih ada sisa amplop dan bingkisan.

"Siapa lagi?"

"Tadi bersama kami" pekerja paruh waktu

Di dapur terdengar suara teriakan rupanya ada Kim yang sedang makan. Berapa masuk sementara pegawainya ketakutan.

"Apa yang sedang kamu lakukan?" Bo Ra

"Kamu sudah gila? Kenapa makan makanan mentah?"

Sun Ji itu terkejut melihatnya. Memberitahu do Hyun

"Siapa kamu?" Sambil menarik Kim berdiri.

Kim berbalik badan dengan gerakan yang sangat cepat dia memukul do Hyun terjadilah perkelahian di antara mereka.

"Hei apa yang kamu lakukan?" Teriak Bo Ra

Kim langsung pergi meninggalkan mereka. Saat berjalan keluar dia berpapasan dengan Sun Ji.

"Do Hyun kamu baik-baik saja?" Bo Ra

"Hei hei apa yang terjadi?" Sun Ji terkejut sementara itu do Hyun bangkit pergi tanpa mempedulikan Bora dan sun Ji. Dia mencari keberadaan Kim.

Babat Daehan

"Tubuhku mengingatkan masa laluku" Kim

Sun Ji dan Bora menyusul do-hyun untuk menanyakan keadaannya.

"Kamu menjadi detektif pembunuhan karena kemampuan bela diri mu apa yang terjadi?" Sun Ji

"Yang dia lakukan bukan hanya seni bela diri" do Hyun

The Hyun menceritakan jika gerakan yang dilakukan oleh Kim seperti seni bela diri untuk membunuh. Sun Ji meminta do-hyun untuk berhenti menonton film. dia tidak akan percaya jika akan ada pembunuhan di restoran babat. Salah satu pekerja paruh waktu menghampiri mereka.

"Nona Kim bo-ra"

"Apa? Ya apakah kamu sudah menyelidikinya?"

"pekerja paruh waktu yang seharusnya datang hari ini tidak bisa datang karena sakit"

"Lalu? Siapa pria itu? Bora

"Aku tidak tahu"

Sementara itu Kim berlari di hutan sebagai Zombie telah bangkit. Dia melihat seekor rusa lalu terjatuh keesokan harinya Kim tersadar kembali. Dia baru saja memakan rusa. 

Sedangkan sendiri sedang dijewer kakaknya karena mengetahui jika memukul orang tak bersalah menggunakan helm. Lalu dia dilempar ke sofa. Sun Ji terus membela dirinya jika mengira pria tersebut orang mesum. Kakaknya semakin kesal. 

Taek yung dan joon wo sedang makan ikut mendengarkan keributan keduanya. Mereka langsung menutup telinganya. Sun Jiterus dipukuli kakaknya yang semakin kesal sehingga dia berhasil lolos kabur. Taek Yung dan Jon Woo melanjutkan makan.

Kim sedang olahraga skipping untuk berlatih mengendalikan naluri sebagai seorang Zombie. Karyawan raja dunia memperhatikannya di balik jendela sambil makan kuaci.

"Pak Kim sangat berotot baunya lebar sebesar tembok Cina". Sedangkan lee seong sedang berolahraga jongkok. Karyawan mengambil teropong untuk melihat Kim dari dekat. Dia bertanya-tanya bekas luka atau tato yang ada di tubuh Kim. 

Karyawan berhenti mengawasi melihat diesel sedang melakukan gerakan olahraga melihat tubuhnya penuh bekam. Bosnya akan berusaha menggaji meskipun sedang sepi.

Sun Ji duduk di tangga seorang diri sambil melamun. Joon Wo muncul.

"Bibi Sun Ji"

"Ya"

Joon Wo memberikan sebelah sandal Sun Ji. Dia bercerita jika Sun Ji sangat terkenal di sekolahnya tentang pelemparan helm. Joon Wo terlihat percaya diri dan yakin tidak akan ada yang berani merundung nya. Mendengarnya Sun Ji sangat senang.

"Joon Wo apakah kamu kenal dengan pria waktu itu?"

"Oh detektif swasta itu?"

"Apa dia detektif swasta?"

"Ya"

Tim terus mengingat peristiwa di resto babat saat berkelahi dengan do Hyun. Dia bercermin sambil mengingat gerakannya. Dia merasa kesulitan. Dia pergi ke kamar lagi untuk memakai krim melakukan penyamaran. 

Sun Ji tiba di kantor Kim. Dia mengetuk pintu sangat kencang.

" Permisi pak"

"Apa yang sedang dia lakukan di sini"

"Permisi bisakah kita bicara"

Kim kebingungan apa yang harus dilakukan. Dia berusaha menghindar melewati jendela tapi di luar sangat ramai dengan orang. pada akhirnya membukakan pintu. Sun Ji langsung masuk begitu saja. Kim merasa terganggu karena kedatangannya. 

Sun Ji membahas tentang peristiwa sebelumnya yang menimpa Kim. Menanyakan perihal jantungnya yang tidak berdetak saat itu. Sun Ji meminta untuk memeriksanya. permintaan tersebut membuat game kesal meminta suji untuk pergi jika sudah tidak ada lagi urusan.

Namun Sun Ji bersikeras untuk melakukan pemeriksaan. Atau membuat sebuah kesepakatan. Janji memberikan selembar kertas untuk memikirkan mengenai kesepakatan. 

Dia pergi begitu saja. Game melihat kesepakatan itu dan merobeknya membuang ke tong sampah. Game keluar kantor berlatih bela diri. Dia tidak sadar jika di sampingnya ada Joon Woo.

"Jika tebakanku benar aku bisa bertemu hoodoo secara gratis bukan?"

"Ya"

Di tempat latihan beladiri taekwondo gangrim. Kim sedang memperlihat kan gerakan bela diri pada murid dan pelatih, mereka terus melihat.

"Tukang pesulap"

"Ular kobra"

"Kung Fu panda". 

Tebakan anak-anak salah semua Kim terus melakukan gerakan aneh.

"Itu sebuah gerakan tarian" menurut pelatih taekwondo. Kim terus melakukan gerakan sampai pelatih mengikutinya.

"Bukankah itu bola api?" Game melakukan gerakan lagi pelatih sedikit tahu.

"Akan aku beritahu saat aku bahagia"

Game berjalan di pusat dia melihat poster tentang krim BB "Di mana aku bisa mendapatkannya".

Di tayangkan berita mengenai kasus pembunuhan anak kecil bernama sorry yang dilakukan oleh penyiaran 70 menit mendalam mengenai jejak pelaku pembunuhan dan ditemukan mayat so ri. Berita ini viral membuat banyak lapisan masyarakat beropini. Kim tertarik dengan kasus ini game terus memukul poster so ri yang terpampang.

Sun Ji pulang, dia melihat kakaknya tertidur pulas Di ruang tv. Sun Ji berusaha mengambil remote akan tetapi tidak bisa diambil sehingga membangunkan kakaknya. Sun Ji masuk dalam kamarnya untuk melepas lelah. Dia merasa senang karena acara tayangan berjalan dengan lancar.

70 menit mendalan

Di kantor terlihat orang sibuk menerima telepon. Sun Ji berjalan dengan santai di kantor" kita dapat kabar baik?". Produser memanggil sun Ji

"Sun Ji habislah kita"

"Ada apa?"

Banyak berita yang memberitakan jika saksi dalam kasus sinterklas di Serang.

"Seseorang menyerang Hyeong Cheol?"

"Pelakunya tahu Hyeong Cheol sedang diwawancarai apa yang kita lakukan sekarang?"

Sun Ji merasa sedih mengenai berita buruk ini. Di rumah sakit Hyeong Cheol sedang diwawancarai oleh polisi do Hyun mengenai penyerangan dari pelaku.

"Kamu ingat wajah penyerangnya?"

"Aku yakin itu pelaku"

Sun Ji dan produser tiba di rumah sakit

"Kamu baik-baik saja? Maafkan aku aku sungguh menyesal"

"Selama masih hidup aku baik-baik saja"

Tiba-tiba muncul wanita yang terlihat sangat kesal dengan Sun Ji

"Menurutmu kamu siapa hingga berani datang ke sini? Kamu menyadari perbuatanmu? Sambil menarik kerah baju sun Ji. Wanita itu sangat kesal karena melakukan wawancara. Sun Ji merasa sangat bersalah.

Kim sedang tertidur di sofa.

"Kenapa aku melakukan ini"

Di luar terdengar suara orang mengetuk pintu.

"Hei anak muda"

Kim membuka pintu 

"Dasar badjingan busuk! kamu mengunci pintunya saat hanya duduk di ruangan dan mengabaikan teleponku aku belum menerima uang sewa sudah telat 20 hari" wanita tua

"Itu karena"

"Apa"

"Itu karena aku tidak punya uang"

"Jika kamu tidak punya uang pergilah! jika tidak membayar pekan ini aku akan menghancurkan kantormu mengerti"

"Ya"

Pemilik gedung pergi. Kim bingung untuk mendapatkan uang sewa jangankan uang sewa untuk beli BB dan makan pun sulit. Dia mempunyai ide. Dia membuka sampah mencari kertas kesepakatan yang dirobek sebelumnya.

Sun Ji melamun di tempat PKL. Dia terlihat mabuk berbicara sendiri menyesali perbuatannya. Dia tidak akan berada di lingkungan penyiaran lagi. Sun Ji terlihat seperti orang gila. Saat itu ada yang menelpon memarahinya. Hal itu membuatnya semakin menyedihkan.

Setelah selesai Sun Ji pergi berjalan. Game terlihat sedang mengawasinya. Ada mobil yang mengawasinya juga. Mobil itu terhenti menghampiri Sun Ji. Dua orang tersebut membawa Sun Ji masuk ke mobil. Game yang tadinya mau bertemu dengan sun ji gagal.

"Beraninya mereka menghalangiku" game lari mengikutinya.

Game mobil sun Ji Cholweol Dong no 4.

"Pak kamu tidak tahu berbagi tumpangan itu ilegal? Ayo ke kantor polisi bahwa kami ke kantor polisi"

"Apa maksudmu?"

Di mobil terjadi keributan hingga membuat kepala sun Ji terbentur dan pingsan. Sedangkan Kim terus berjalan hingga tiba-tiba menghadang mobil yang membawa sun Ji. sopir langsung mengerem mendadak menabrak Kim hingga kaca mobil retak game terpental begitu jauh.

"Apa itu? Kamu menabrak seseorang"

"Tunggu"

Di dalam mobil ribut mengenai insiden kecelakaan ini. Sun Ji keluar dari mobil di saat mereka lengah. Kim bangkit membuat orang ketakutan. Kim berlari menuju mobil. Semua orang teriak menutup mata.

" Dia pergi ke mana?"

"Kamu melihatnya"

Kim muncul dari atas mobil, mereka terkejut makin panik. Sopir ngegas berjalan mundur sementara masih muntah. Mobil itu kembali maju lalu menjatuhkan Kim. Sun Ji melihat keberadaan Kim.

"Apa pria helm itu bukan?"

"Kenapa kamu kemari" sambil berjalan mendekati Kim

"Jangan salah paham aku datang bukan untuk menyelamatkanmu"

"Tentu saja untuk apa seseorang menyelamatkanku? Sebaiknya menyerah saja"

"selama aku terkena lemparan helm mu aku mengalami gejala yang tak terduga dengan kata lain gangguan stress pasca trauma seperti yang kamu katakan aku ingin menerima kompensasi atas tekanan mental ini" Kim menunjukkan selembaran kertas kesepakatan.

"bukan hanya otakku yang terluka perutku juga terluka serta usus besar kecil semua harus diganti terutama di sini jantungku" sambil menunjuk dada. Sun Ji hanya diam sempoyongan. Dia terjatuh diperlukan Kim.

"Rasanya hangat" sambil menangis.

"Apa yang di katakan manusia ini?" Sun Ji merasa nyaman di pelukan Kim.

Nah demikianlah sinopsis Zombie detektif episode 4. Wah ini bakalan muncul benih-benih cinta antara Kim dan Sunji. Di akhir episode So sweet banget ya. Nantikan sinopsis Zombie Detective episode berikutnya. 


Baca Juga : Sinopsis Zombie Detective Episode 5